Cegah Tidak Meluas Tanggul Sungai Kedunglarangan Yang Ambrol Ditutup Terpal Plastik

Mitra Pasuruan. Ambrolnya tanggul sungai Kedunglarangan, Desa Tugusari, Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, direspon langsung oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)  Kabupaten Pasuruan. Tanggul yang ambrol ditutupi plastik terpal.

Tujuan penutupan tanggul untuk mencegah meluasnya kerusakan tanggul.  Dikhawatirkan bila terjadi hujan lagi, plengsengan itu akan kembali runtuh. Pantauan di lapangan, tanggul sudah menipis dengan ketebalan diperkirakan 2,5 meter. Bila tidak segera ditanggulangi akan merembet ke rumah warga.

“Oleh karena itu kami melakukan langkah awal dan bersifat sementara.  Yaitu, kita tutupi terpal agar tidak kena hujan. Supaya  kerusakan tanggul tidak meluas,” jelas Bakti Jati Permana,  Kepala BPBD.

Kata Bakti Jati Permana,  jika penutupan tanggul dengan terpal plastik hanya darurat saja, agar tanggul tidak tergerus air hujan. Lanjut Bakti, pihaknya sudah menghubungi dan berkoordinasi ke pihak-pihak terkait.  Seperti, PU SDA dan BBWS agar secara cepat ada penanganan tanggul, karena ini sudah temasuk bencana dan membahayakan warga sekitar.

Dijelaskan Bakti, dalam waktu dekat tanggul tersebut akan dibronjong agar kondisi tanggul lebih kuat. “Saya mendesak kepada BBWS dan PU SDA agar secepatnya dilakukan pembronjongan. Alasannya, karena melihat kondisi sungai merupakan titik R, yaitu titik tikukan air dan ini sangat berbahaya,” pungkas Bakti.

Posting Komentar

0 Komentar