Cuaca Buruk Dan Intensitas Hujan Tinggi, Petani Kentang Wonorejo Kecamatan Lumbang Merugi

Mitra Pasuruan. Cuaca buruk membuat tanaman kentang di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, menjadi tidak sehat. Akibatnya petani terancam merugi, karena harga jual kentang menjadi rendah.

Angin kencang membuat tanaman kentang menjadi rusak, daun mengering, bahkan kentang yang seharusnya sebesar genggaman tangan orang dewasa, kini menjadi setengah lebih kecil.
“Kentang yang berumur 100 hari seharusnya panen, tapi kalau pada saat umur 70 hari sudah diterjang angin, itu sudah menandakan kerugian petani,” ujar Heri salah satu petani kentang saat sedang menyemprot tanaman di ladangnya.

Tidak hanya angin kencang, kerusakan juga disebabkan karena curah hujan yang berlebihan. Intensitas hujan ini, menurut Heri, petani harus mngeluarkan biaya lebih untuk perawatan dan pengobatan tanaman agar bisa di panen, "Dalam satu panen biasanya hanya melakukan 20 kali pengobatan, tapi kalau cuaca buruk seperti ini bisa sampai 25 kali pengobatan,” imbuh Heri.

Ketika cuaca buruk, hasil panen kentang yang seharusnya berbuah besar akan menjadi kecil dengan harga jual senilai Rp5.000 hingga Rp7.000/kg. Sedangkan untuk bibit kentang unggul 1kg seharga Rp20.000. Hal ini sudah menunjukkan kerugian para petani kentang. (Yn)

Posting Komentar

0 Komentar