Karena Kepepet PRT Nekat Bobol Lemari Dan Gasak Perhiasan Majikan



Mitra Pasuruan - Digaji sebesar Rp.900.000 (sembilan ratus ribu rupiah), Pembantu Rumah Tangga (PRT) nekat bobol lemari dan gasak perhiasan serta uang tunai milik majikannya.

Senin (04/03/2019), Sat Reskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan seorang pembantu rumah tangga yang diduga sudah nekat mengambil perhiasan serta uang yang disimpan oleh majikannya di dalam lemari.

Pelaku atas nama Khusnul Khotimah (32), warga Lombok Tengah yang berdomisili di Dusun Mimbo, Desa Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, diringkus petugas di rumah majikannya (korban). Rabu (27/02/2019).

Korban yang diketahui bernama Umi Solichah (40), warga Perumahan Taman Permata Indah, Blok B, Desa Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, tidak menduga bahwa rumahnya yang sehari-harinya dijaga dan dirawat oleh pelaku, menjadi sasaran empuk bagi niat busuk pelaku dalam melancarkan aksi pencuriannya.

Kejadian bermula pada hari Rabu (27/02/2019), sekitar pukul 16.30 wib, saat pemilik rumah sedang keluar dan meninggalkan seorang pembantu (pelaku) yang ditinggal sendirian dirumah tersebut.

Berdalih butuh uang untuk makan dan menghidupi anaknya, pelaku tanpa pikir panjang langsung mencari obeng dan palu untuk membuka lemari yang terkunci dan diketahui lemari tersebut adalah milik dari majikannya.
Berhasil membuka lemari, pelaku langsung bergegas mengambil perhiasan serta uang tunai yang ada di dalam lemari tersebut.

Mengetahui lemari yang rusak dan perhiasan serta uang milik korban ludes, korban langsung melaporkan adanya kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

Tanpa harus menunggu lama, petugas dari Sat Reskrim Polres Pasuruan langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Alhasil, petugas langsung dapat menyimpulkan bahwa pelaku adalah pembantu rumah tangga korban sendiri yang sudah beberapa bulan kerja bersama korban.

“Saya kepepet mencuri karena tidak mempunyai penghasilan tambahan untuk menghidupi anak saya. Suami saya sudah meninggal dan saya sendiri yang harus menghidupi anak saya,” terang pelaku sembari menangis di hadapan petugas.

Petugas yang berhasil mengamankan pelaku juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah obeng, 1 buah palu, 4 buah gelang emas, 2 buah kalung emas, 3 buah logam emas dan uang tunai sebesar Rp.4.500.000.

“Atas kejadian tersebut, pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” terang AKP Dewa Putu Prima Yogantara, Kasat Reskrim Polres Pasuruan.

Posting Komentar

0 Komentar