Kerajinan Tangan Dari Kayu Bekas


11/03/2019 Mitra Pasuruan

Mitra Pasuruan - Limbah kayu bekas bisa menjadi barang berharga. Dengan kreatifitasnya, Sungkono, (34) asal Krembung, Kabupaten Sidoarjo yang menghuni salah satu stan di Sentra Produk Unggulan Bangil ini berkreasi olahan kayu disulap menjadi berbagai miniatur yang menarik dan banyak diminati.

Berbagai kerajinan tangan menghiasi, salah satu stan sentra IKM Bang Kodir, Pogar, Kecamatan Bangil. Ada hiasan dinding, lampu hias hingga miniatur motor Harley Davidson. Semuanya terlihat unik dan menarik yang bisa menghasilkan uang. Meski terlihat menawan, namun sebenarnya bahan baku yang digunakan dari barang bekas.

Terutama kayu, yang menjadi bahan baku utama dalam kerajinan. Sengaja limbah kayu digunakan, bukan untuk mencari bahan murah. Melainkan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada. Meski begitu, kualitasnya tetaplah terjaga. Barang-barang itu, sebagian besar adalah kreasi dari Sungkono, yang sudah bertahun-tahun lamanya, bergelut di dunia kerajinan tangan.


Awal Cerita bermula tahun 2011 silam. Sungkono yang semula berprofesi bengkel motor, dibuat tak betah dengan kesehariannya. Ia memilih merantau ke Malang. Dalam perantauannya itulah, ia bertemu dengan rekannya, yang merupakan pengerajin handycraft. “Saya belajar kepada teman saya di Malang.

Seiring berjalan nya waktu bahkan Sungkono mahir membuat kerajinan miniatur motor Harley Davidson tersebut. “Saya belajar kurang lebih sebulan lamanya. Mulanya memang sulit dan ribet cara membuatnya. Seperti kesulitan membuat pola dan kesulitan lainnya. Namun karena ingin bisa kesulitan demi kesulitan bisa teratasi,” ungkapnya.

Hingga akhirnya, ia membuat kreasi-kreasi lain. Sekarang bukan hanya miniatur motor Harley Davidson yang dibuatnya. Tetapi beragam kerajinan dari kayu lainnya. Seperti motor CB, lampu hias, hiasan dinding dan lain-lain. Hasil kreasinya itu, cukup menarik minat banyak orang. Tak heran, jika banyak orang yang memesan barangnya.

Untuk penjualannya, rata-rata ia mematok antara Rp 125 ribu hingga Rp 300 ribu. “Pesanan itu khusus untuk miniatur berbagai jenis motor. Ada matik, harley, CB dan jenis-jenis motor lainnya. Saat ini saya masih kembangkan usaha di wilayah Bangil kerja sama dengan teman. Kami menempati stan di Sentra Produk Unggulan, Bangil” imbuhnya. (MP)


Posting Komentar

0 Komentar