Seorang Warga Asal Sumut Tewas Tertabrak Kereta Api di Pasuruan


11/03/2019 Mitra Pasuruan

Mitra Pasuruan - Perlintasan kereta api tak berpalang kembali makan korban. Seorang pengendara sepeda motor bernama Hendro Utomo (40), warga Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatra Utara yang berdomisili di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Minggu (10/03/2019)


Hendro Utomo tewas tertabrak kereta api Wijaya Kusuma di pelintasan Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Informasi dari warga setempat untuk korban sempat tertolong, "Korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan untuk dilaksanakan identifikasi menggunakan mobil Ambulan, namun akhirnya korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit akibat luka pendarahan di kepala.
Informasi yang di dapatkan dari warga sekitar, kejadian bermula saat korban sedang menyeberangi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di daerah Glagah, Kelurahan Kepel, dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi N 4161 WK, Saat itu korban hendak menuju jalan raya.
 "Namun, sesampainya di pelintasan kereta api yang merupakan perlintasan tanpa palang pintu itu ternyata korban tak menyadari kedatangan kereta api dari arah Banyuwangi menuju Surabaya, diduga Hendro tidak mendengar suara klakson dari masinis KA Wijaya Kusuma yang bernama Toni. Akibatnya, tabrakan pun tak dapat terhindarkan. Korban dan motornya terpelanting ke arah selatan rel KA, dan masyarakat sekitar mengevakuasi tubuh Hendro.
Kapolsek Bugulkidul AKP Paulus Sujatmiko menjelaskan, kejadian ini murni karena kecelakaan. Diduga kecelakaan ini disebabkan karena korban kurang waspada saat menyeberangi perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut. (MP)



Posting Komentar

0 Komentar