Tahun ini Pemkab Pasuruan Terapkan Aturan Potong Sapi Betina Produktif Sembarangan Bisa Dipidanakan



Mitra Pasuruan – Demi menjaga stabilitas populasi dan ketersedianan bibit ternak ruminasia betina produktif, pemerintah melarang keras kepada masyarakat untuk tidak menyembelih ternak betina yang masih produktif. Larangan tersebut menindaklanjuti UU peternakan dan kesehatan hewan no. 41 Tahun 2014.

Kabid Kesmavet Dinas Peternakan dan Ketahanan Kabupupaten Pasuruan drh Ainur Alfiyah menjelaskan bahwa soal larangan tidak boleh menyembelihan sapi betina sejatinya sudah lama diberlakukan. Di Kabupaten Pasuruan sendiri akan diterapkan mulai tahun 2019 ini.

"Tahun lalu, kita sosialisasi kepada jagal dan masyarakat terkait larangan itu serta sangsi bila dilanggar. Untuk tahun ini sudah kita berlakukan sesuai aturan," jelasnya

Ia menambahkan, untuk ancaman bagi masyarakat yang terbukti melakukan pemotongan betina produktif yakni hukuman 1 tahun penjara atau denda Rp 100-300 juta.

"Agar masyarakat luas memahami maksud dan tujuan dari UU tersebut, dalam setiap sosialisasi pihak Dinas Peternakan menggandeng aparat kepolisian," tambahnya.

Langkah antisipasi agar masyarakat tidak melakukan pemotongan betina produktif, Dinas terkait gencar melakukan pemantauan di beberapa RPH (Rumah Potong Hewan). Hal ini dilakukan di malam hari dengan beberapa petugas terkait, penyebaran brosur dan spanduk, bahkan terjun langsung dengan kepolisian memberikan arahan.(DK)

Posting Komentar

0 Komentar