Karena Putus Cinta Pemuda Asal Beji Nekat Gantung Diri

Mitra Pasuruan – Warga lingkungan Bakalan, Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji mendadak heboh, Jumat (5/4). Itu terjadi setelah tewasnya seorang pemuda, dengan cara gantung diri.
Korban bunuh diri itu, diketahui bernama M. Zunaedi, 22, warga Lingkungan Bakalan, Kelurahan Pagak. Junaedi tewas dengan cara gantung diri di dapur rumahnya. Belum diketahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya.
Namun ada yang menyebut, kalau korban memilih mati, setelah putus cinta. Kasus yang menghebohkan warga Bakalan itu, berlangsung sekitar pukul 12.30.
Sebelum kejadian korban sempat berpamitan ke kamar mandi kepada ibunya, Juariyah. Ia pergi ke kamar mandi, sebelum Jumatan.
Hingga lama kemudian, korban tak nongol-nongol. Hal itu membuat pebasaran sang bunda. Juariyah pun menuju kamar mandi rumahnya.
Saat itulah, ia dibuat kaget. Karena anaknya, sudah menggelantung dengan leher terikat pada seutas tampar yang diikatkan pada kayu atap. Anaknya ditemukan menggelantung di dapur rumah korban.
Kontan, ibunya langsung memilih keluar dari rumahnya. Ia meminta pertolongan saudaranya. Hal itupun, mengundang perhatian warga. Sampai akhirnya, warga berdatangan dan mengerumuni rumah korban.
“Tadi pamit mau ke kamar mandi, kepada ibunya yang ada di kamar. Tapi sampai sekitar pukul 12.30, korban tak kunjung nongol,” terang Munawir, warga setempat.
Kapolsek Beji, AKP Prayitno mengungkapkan, korban meninggal lantaran bunuh diri. Karena dari hasil visum, tidak ada bekas luka kekerasan yang ditemukan.(DK)

Posting Komentar

0 Komentar