Pria asal Blitar Jadi Korban Tabrak Lari di Pandaan


Mitra Pasuruan – Nahas dialami Dwi Jayanto, 41. Lelaki asal Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar itu meregang nyawa usai jadi korban tabrak lari di jalan nasional Surabaya-Malang depan PT. Castex, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa pagi (2/4).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.00 pagi. Jelang subuh, jenazah korban ditemukan warga dan pengguna jalan lainnya sudah tak bernyawa.


Korban tergeletak di aspal jalan, berada di lajur lambat atau kiri. Sesaat kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut ke Poslantas Polsek Pandaan, jaraknya sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

“Pria ini adalah pejalan kaki, ia jadi korban tabrak lari. Saat posisi menyebrang dari timur ke barat, kemudian tertabrak kendaraan dari samping. Diduga jenis truk yang melaju dari arah utara ke selatan,” jelas Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Supriyanto.

Awalnya, kematian korban sempat menjadi misteri. Namun, setelah petugas mengecek rekaman closed circuit television (CCTV) milik PT Castex yang menghadap ke jalan raya, dari situ dipastikan bahwa Dwi Jayanto merupakan korban tabrak lari.

“Awalnya, ada yang sebut korban jatuh dari bus atau bunuh diri. Tapi setelah dicek dari rekaman CCTV, kematiannya murni karena tabrak lari,” jelas Supriyanto.

Pagi itu juga, jenazah korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RS. Bhayangkara, Watukosek, Gempol. Korban mengalami luka kepala belakang memar, pendarahan di hidung dan telinga. Juga pelipis dan punggung sebelah kiri lecet.

“Kendaraan truk yang menabrak korban belum terungkap, saat ini dalam proses lidik lebih lanjut,” jelas Supriyanto.(DK)

Posting Komentar

0 Komentar