Aksi Tanam Pohon Pisang Ditengah Jalan


21/05/2019 Batara Pasuruan
Batara Pasuruan – Lantaran dianggap sudah membahayakan, Warga Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Jalan kabupaten yang menghubungkan dengan beberapa desa tersebut, Warga setempat dengan kompak sengaja menanam pohon pisang di tengah jalan.
Warga setempat sengaja menanam pohon pisang di tengah jalan,  Hal itu dilakukan sebagai penanda dan protes akan rusaknya infrastruktur jalan di desa setempat, dan juga sebagai simbol kritikan terhadap Pemerintah, karena hampir sertiap hari warga yang melintas terjatuh di lokasi tersebut,
Wajar saja jika warga mengeluhkan jalan rusak disana. Sebab jalan tersebut menghubungkan Desa Gendro, Blarang dan Kayukebek. Kerusakan jalan disana sudah lama terjadi. Lantaran kesal, maka warga menanami jalan dengan pisang dan memasang tulisan “Pajek telat di dendo. Dalan ajur di jarno,”. Ungkap kekesalan warga.
“Kerusakan jalannya sudah sekitar dua tahun terakhir. Kasihan warga dan pengguna jalan lainnya. Oleh warga setempat sekitar sepekan lalu diberi tanaman pisang,” cetus Karlan, warga desa setempat. Akibat kerusakan jalan ini, seringkali pengendara motor jatuh saat melintas. Utamanya bersamaan turun hujan atau setelahnya.
Protes tanami pisang, sekaligus mengeluhkan kerusakan jalan kabupaten penghubung antar tiga desa di Kecamatan Tutur ini mendapat tanggapan dari camat setempat Eddy Supriyanto. “Sudah diusulkan lewat musrembangdes sampai dengan musrembang kabupaten. Tahun 2019 ini dapat, dilapangan tinggal menunggu realisasi perbaikannya saja,” terang Eddy. (DS)


Posting Komentar

0 Komentar