Belum Dapatkan BBG, Ratusan Nelayan Gagal Melaut

Batara Pasuruan – Minggu (12/05/19), guna meningkatkan produktifitas para nelayan di Kabupaten Pasuruan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan hingga saat ini belum mendapatkan informasi terkait kuota pemberian hibah Bahan Bakar Gas (BBG) untuk nelayan, tercatat masih ada sekitar 100 nelayan yang belum mendapatkan kuota BBG dari pusat.

Hal itu disampaikan Alamsyah Supriadi, Kabid Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. “Sebelumnya memang ada informasi bakal diberikan lebih cepat untuk tahun ini. Namun informasi tersebut juga belum pasti. Termasuk sampai Mei ini juga belum ada kepastian pemberian hibah BBG dari pusat,” terangnya.

Hibah BBG berasal dari Kementrian ESDM. Tujuannya untuk mengganti perahu kecil yang sebelumnya menggunakan bahan bakar premium menjadi BBG dengan elpiji. Perahu yang menggunakan bahan bakar premium sendiri adalah perahu kecil dengan ukuran dibawah 2 gross tonnage (GT) yang biasanya melaut di sekitar pesisir pantai.

Hibah BBG dari pusat sudah diberikan sejak 2 tahun terakhir. Dimana pada tahun 2017 diberikan kepada 300 nelayan dan di tahun 2018 lalu diberikan kepada 631 nelayan.
“Targetnya memang semua yang memakai premium beralih ke BBG. Dengan sisa kurang lebih 100 nelayan, sudah kita usulkan agar mendapatkan hibah BBG tahun ini,” terangnya.

Namun, karena belum ada kepastian, Dinas Perikana masih menunggu terlebih dahulu dari Kementrian ESDM. “Kalaupun ada, biasanya diberikan akhir tahun. Harapannya yang tersisa ini bisa diganti semua ke BBG. Sehingga modal melaut bisa lebih ringan hingga separonya. Kami harapkan bantuan itu mampu meningkatkan produktifitas para nelayan yang saat ini memang perlu mendapat perhatian, terutama terhadap dukungan sarana dan prasarana yang memadai guna membantu kesejahteraan para nelayan” katanya. (SL)






Posting Komentar

0 Komentar