Gudang Mebel di Pohjentrek Ludes Terbakar



Batara Pasuruan -  Setelah Kamis (23/05) malam silam dua buah rumah di Desa Gejugjati, Lekok terbakar, Sabtu (25/5) malam giliran sebuah gudang tempat penyimpanan mebel kuno yang berada di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, ludes terbakar, Sabtu (25/5/2019) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut. Namun kerugian dari kejadian yang sempat menimbulkan keresahan warga sekitar ini, capai miliaran rupiah.

Peristiwa kebakaran gudang yang diketahui milik Jamil, 58, warga sekitar, cukup besar. Bahkan api sampai terlihat dari Jalan Sidogiri menuju Kraton. Sedikitnya empat unit pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan. Kebakaran terjadi usai masyarakat melakukan salat tarawih. Menurut Husen, warga sekitar, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Warga yang dekat di lokasi kejadian berusaha ikut memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api cepat menjalar ke seluruh gudang seperti, gebyok, tempat tidur, meja, kursi dan almari yang nilai tinggi harganya.

Empat unit damobil Damkar serta petugas yang turun, harus bersusah payah untuk memadamkan api. Sebab lokasi gudang ada belakang. Petugas bahkan harus memanjat dan menjebol tembok tinggi di sebelah gudang, untuk menyiram air. Namun, api yang terlanjur membesar dan banyaknya benda-benda mudah terbakar, membuat petugas sempat kesulitan.

Api baru bisa dikusai dua jam kemudian. Namun barang mebel milik Jamil (58) warga sekitar yang siap dikirim ke kawasan Bali ini, tak tersisa satupun. Seluruh barang mebel ludes rata dengan tanah. “Dugaan sementara kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik. Namun untuk kejelasannya kami menunggu hasil penyelidikan,” ujar Kapolsek Pohjentrek, AKP Teguh.

Menurut warga sekitar, gudang milik Jamil tersebut, sudah dua kali kebakaran. Pertama tahun 2008 lalu. Saat itu kebakaran malah lebih besar dari yang sekarang. “Dahulu rumah dan gudangnya. Sekarang gudangnya saja. Gudang ini digunakan untuk tempat menampung produk mebeler. Kebetulan pemiliknya juga penyuplai mebeler,” beber warga sekitar. (SL)


 

Posting Komentar

0 Komentar