Tabrakan Beruntun, Akibatkan 4 Orang Meninggal

11/05/2019 Mitra Pasuruan
Mitra Pasuruan - Jenazah Jamian, Poni dan M Misbach Irfanto di RSUD Bangil usai kecelakaan maut, ada empat korban yang meregang nyawa dalam insiden kecelakaan di Jalan Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, tiga diantaranya berstatus Kakek, Nenek dan Cucu.
Mereka adalah Jamian, 66, Poni, 62, dan M. Misbach Irfanto, 9. Ketiganya menjadi korban usai motor Honda Beat yang ditumpangi mereka, tertabrak Honda GL 100, yang dikemudikan Sugeng Prayitno, 20. Nama terakhir yang disebut, tewas setelah sempat dirawat di RSSA Malang. Seluruh korban meregang nyawa lantaran luka berat yang dialaminya.
Tabrakan beruntun itu terjadi saat Sugeng Prayitno (20) warga Desa Gunting yang menunggangi Honda GL 100 melaju dari arah selatan terlalu ke kanan hingga masuk jalur berlawanan. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan meluncur Honda Beat yang ditumpangi tiga orang. Sehingga tabrakan antara GL 100 dan Beat tak terelakkan.

Setelah menabrak Beat, Honda GL yang melaju kencang juga menabrak Scoopy yang melaju di belakang Beat. Tabrakan itu membuat semua pengendara terlempar dari motor.

Pengendara Beat yakni Jamian (66) serta dua orang yang dibonceng Poni (62) dan Misbach Irfanto (9) tewas seketika di lokasi kejadian. Ketiganya mengalami pendarahan dari telinga. Selain itu, Jamian juga mengalami patah tangan dan dua lainnya mengalami luka luar seperti lecet, memar dan robekan.

Jamian dan Poni merupakan suami-istri. Sedangkan Irfanto adalah cucu mereka. Ketiga korban yang tinggal di Desa Watuagung, Kecamatan Prigen itu dibawa ke RSUD Bangil.

"Selain itu, ada empat korban luka-luka," kata Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan Iptu Marti di lokasi,
Empat korban luka yakni pengendara GL Sugeng Prayitno dan penumpangnya Cahyo Adi Saputro (16). Keduanya warga Desa Gunting. Sugeng dirawat di Puskesmas Sukorejo sedangkan Cahyo dilarikan ke RS Sahabat Sukorejo.

Kemudian dua korban luka lainnya yakni Cimi Lindayani (28) dan Dini Raisa Widia Andini (7). Mereka pengemudi dan penumpang Scoopy. Keduanya dievakuasi ke RS Sabahat Sukorejo.


Evakuasi dan olah kejadian perkara berlangsung hingga malam hari. Saat ini ketiga motor yang ringsek sudah dievakuasi ke Pos Lantas Sukorejo. Arus lalin di jalur sempit jalan kabupaten itu sudah kembali lancar. (DS)

Posting Komentar

0 Komentar