Tak Sesuai Target, BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Lakukan Sosialiasi


09/05/2019 Mitra Pasuruan
Mitra Pasuruan - Jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pasuruan tidak sesuai target. Pada 2018 lalu, setidaknya hanya 68 persen dari jumlah target warga yang terdaftar sebagai peserta BPJS.

Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Pasuruan yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo, Karma Krisnadi mengatakan, sosialisasi terus digencar, lantaran jumlah kepesertaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau dikenal sektor informal masih minim.

Dijelaskannya,  target kepesertaan tahun 2018 lalu sebesar 23.221 peserta. Akan tetapi, sampai akhir tahun 2018 lalu, jumlahnya hanya mencapai 15.856 peserta atau 68 persen saja.
“Dari target kepesertaan 23.221, sampai akhir tahun kemarin hanya tercapai 15.856 peserta. Angka ini memang masih jauh dari target yang ditetapkan” terangnya.
Karma pun mengungkapkan penyebabnya minimnya jumlah kepesertaan dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) atau dikenal dengan sektor informal. Salah satunya yakni demografi masyarakat di Pasuruan dan Probolinggo yang merupakan pekerja mandiri.
Seperti warga yang bekerja sebagai petani, peternak, pedagang hingga nelayan. Meski sebenarnya BPU sendiri merupakan sektor informal dengan kepesertaan didapat dari warga masyarakat yang bekerja secara mandiri. (DS)


Posting Komentar

0 Komentar