Tragedi Pencabulan Anak Siswa SD di Pasuruan


19/05/2019 Batara Pasuruan
Batara Pasuruan - Seorang bocah berinisial F siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) Pasuruan dicabuli oleh tetangganya yang bekerja sebagai buruh pabrik.
ADS, pelaku pencabulan terhadap seorang bocah berinisial F siswi kelas 3 SD di Pasuruan mengaku jika perbuatannya tersebut dilakukan karena jarang mendapat 'jatah' dari istrinya.
"Pelaku beralasan mencabuli korban yang merupakan tetangganya sendiri karena jarang dikasih jatah istrinya," kata Kanit PPA Polres Pasuruan Kota, Iptu Suwondo, Minggu (19/5/2019).
Ia melanjutkan, alasan istri pelaku jarang menjatah suaminya sangat berdasar. Istrinya tersebut sehari-hari disibukkan dengan pekerjaannya di tempat konveksi untuk menambah penghasilan keluarga. Setiap hari, istri pelaku pulang sekitar pukul 21.00 Wib.
"Saat istrinya berangkat bekerja, pelaku mengajak korban ke rumah dan mencabulinya sebanyak 5 kali," ujarnya.
Aksi bejat bapak satu anak ini pertama kali dicurigai oleh ibu korban karena perilaku anaknya yang semakin hari berubah dan sering bermain ke rumah pelaku.
Korban yang didesak oleh ibunya mengaku jika telah beberapa kali dicabuli di dalam rumah pelaku yang bekerja sebagai buruh pabrik saat istri sedang keluar rumah.
Pelaku diancam Pasal 81 ayat 2 dan atau pasal 82 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
"Untuk motif dari pencabulan, kita tunggu hasil pemeriksaan unit PPA Polres Pasuruan Kota," pungkasnya. (DS)

Posting Komentar

0 Komentar