Warga terdampak banjir, Kopka Basuki Antisipasi bencana alam


Personel dari Koramil 12/Rembang Kodim 0819/Pasuruan bersama warga memantau sejumlah titik yang terdampak banjir di wilayah Desa Sumber Glagah Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian air mencapai antara 20 hingga 50 cm, Senin Malam (13/04/20).
Tak hanya di satu wilayah, Kopka Basuki langsung terjun ke lokasi untuk memantau Desa binaannya yang sedang mengalami kebanjiran akibat hujan dan luapan air sungai welang yang menggenangi sekitar 30 Kepala Keluarga yang berada di pinggiran sungai, salah satu rumah warga yang terdampak adalah bapak Soleh. Akibat genangan air tersebut beberapa material bapak soleh terendam air seperti pupuk sebanyak 5 kwintal dan benih padi  1 kwintal.
Dalam kegiatan tersebut, babinsa menghimbau kepada masyarakat agar jangan sering melawati genangan air banjir karena berbahaya dengan terkenanya penyakit kulit dan juga selalu memperhatikan anak-anak untuk tidak membiarkan bermain di genangan banjir. “Alhamdulillah ketinggian air sudah mulai berkurang, namun kami tetap siaga dan terus melakukan komunikasi dengan sejumlah unsur sebagai antisipasi terhadap kondisi yang bisa saja berubah setiap saat,” tuturnya.
Salah satu warga Desa Sumber Glagah yang menjadi korban banjir Bapak Soleh (48) mengatakan, memang sudah menjadi langganan banjir di Desa kami ini karena lokasinya rendah dan dekat aliran sungai welang. “Banjir ini bukan kerena hanya disebabkan oleh hujan, akan tetapi ini juga air kiriman dari daerah lain yang volumenya besar, ini sudah setiap tahun terjadi.” jelasnya. (Pendim0819pas)

Posting Komentar

0 Komentar