SERIBU ALASAN DILONTARKAN WARGA SAAT TERJARING OPERASI YUSTISI 3 PILAR DI PANDAAN


Operasi yustisi terhadap warga yang tidak mengenakan masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai amanat Inpres No 6 tahun 2020 tentang penegakan disiplin dan pemberian sanksi sosial terhadap pelanggar protokol kesehatan digelar aparat gabungan Operasi yustisi 3 Pilar Kecamatan Pandaan, Jumat (18/12/20).
Sebelum Operasi Yustisi penegakan disiplin mulai, terlebih dahulu dilaksanakan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Ipda Rofiq yang sehari-hari menjabat sebagai Kanit Sabhara polsek Pandaan di halaman Kantor kecamatan.
Selanjutnya petugas gabungan 3 pilar langsung menuju lokasi yang telah ditentukan untuk melaksanakan kegiatan operasi penertiban pemakaian masker dengan sasaran para pengguna jalan yang melintas tanpa menggunakan masker ataupun menggunakan akan tetapi belum benar saat memakai masker seperti posisi masker di bawah dagu dan langsung diberikan peringatan oleh petugas. 
Selain diberi peringatan, para pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor dan pengguna angkutan umum yang kedapatan tidak menggunakan masker diberikan sanksi sosial seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membaca teks pancasila dan memungut sampah.
Turut hadir dalam kegiatan operasi gabungan lima personel TNI dari Koramil 18/Pandaan Pelda Kusaini dan BKO Pasmar Kopda Mar Taufik beserta 3 orang rekannya. Selain itu tampak juga Malik Mz dari Kasi Transtip dan Roni R Anggota personel Satpol PP kecamatan. 
Menurut Pelda Kusaini kegiatan ini akan terus dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah covid19 terutama diwilayah kecamatan pandaan dan diseluruh wilayah kabupaten pasuruan dengan melibatkan personel TNI dari Kodim 0819/Pasuruan guna membantu pemerintah daerah dalam memerangi covid19 ini.
”Kami dari Koramil Pandaan Kodim Pasuruan bersama Forkopimcam akan terus dan tidak bosan-bosannya untuk mengingatkan kepada warga agar mematuhi protokol kesehatan, untuk itu personel gabungan 3 pilar tidak akan memberikan toleransi kepada warga yang melanggar protokol kesehatan dengan memberikan sanksi”, ucap Kusaini.
Menurutnya, kendala yang kerap dihadapi saat melaksanakan operasi yustisi masih banyak warga saat kedapatan tanpa masker melontarkan berbagai macam alasan ketika tak memakai masker,  ada yang bilang Lupa, Buru-buru,  Kurang nyaman dan lain sebagainya. Tapi, kami terus berikan arahan dan edukasi serta sanksi Sosial," ujarnya. (Pendim0819pas)

Posting Komentar

0 Komentar